Kreator juga diwajibkan menghindari promosi konsep pernikahan yang melekat pada status kekuasaan dan kekayaan sebagai jalan pintas menuju kebahagiaan.
Drama pendek ditegaskan tidak boleh sengaja menciptakan daya tarik dengan mempromosikan materialisme, pamer kekayaan, kekuasaan, atau hedonisme.
Baca Juga:
China Ingatkan Risiko Konflik Bersenjata akibat Pasokan Senjata AS ke Taiwan
Penggambaran tokoh utama pun diminta tetap sejalan dengan nilai arus utama serta menjauhi narasi kesuksesan instan, kemudahan ekstrem, atau kekayaan dalam semalam.
Pada Selasa (18/2/2025), pemerintah China memperketat aturan dengan mewajibkan lisensi penayangan untuk seluruh drama mikro yang beredar di platform daring.
Kebijakan lisensi ini memungkinkan pengawasan lebih ketat terhadap konten digital seiring melonjaknya popularitas drama mikro di China.
Baca Juga:
China Mulai Bor Kerak Bumi hingga 10 Km, Ungkap Rahasia Lapisan Terdalam
Administrasi Radio dan Televisi Nasional China menyatakan seluruh drama mikro wajib memiliki izin distribusi film drama daring sebelum ditayangkan ke publik.
“Platform audiovisual daring tidak boleh menayangkan drama mikro pendek yang tidak memiliki izin atau nomor registrasi, dan juga tidak boleh menarik atau mengarahkan lalu lintas ke drama-drama tersebut,” kata otoritas tersebut.
Dengan nilai pasar mencapai sekitar 5 miliar dolar AS per tahun, video format pendek kini menjadi pesaing dominan bagi industri film China dan disebut sejumlah pakar hanya berada di bawah Hollywood.