Di tengah kondisi itu, Cinta mengaku bertemu dengan sebuah cahaya yang memberitahunya bahwa hidupnya akan sulit dan penuh perjuangan. Namun, ia menyatakan keinginannya untuk tetap bersama suami, anak, dan keluarganya.
"Aku bilang, aku masih mau bertemu suami dan anakku," kata Cinta.
Baca Juga:
Sejumlah Program Prioritas Pemkab Karawang Tahun 2026 Belum Terealisasi, Pemkab Sebut Masih Tahap Proses dan Penyesuaian Anggaran
Cahaya tersebut menyampaikan bahwa jika Cinta memilih untuk kembali hidup, ia akan merasakan sakit yang sangat luar biasa.
Benar saja, setelah tiga jam dalam kondisi mati suri, Cinta terbangun dengan rasa sakit yang luar biasa, meskipun tubuhnya telah diberi obat.
Sebagai kakak, Olla Ramlan hanya bisa bersyukur melihat adiknya kembali dari situasi yang sulit dipahami banyak orang.
Baca Juga:
Hinca Pandjaitan: Cintailah Rakyatmu Sepenuh Hati
"Luar biasa, bukan?" ucap Olla sambil mengusap air matanya.
Cinta merasa bahwa kisah hidupnya adalah anugerah dari Tuhan yang harus ia bagikan kepada orang lain.
Setelah sembuh dari kanker, Cinta Ramlan harus merelakan beberapa organ tubuhnya diangkat, yang menyebabkan menopause dini.