Tetapi, setelah jatuh cinta kepada Luwizo, mereka menyadari bahwa mereka dapat berbagi suami.
“Saya hampir pingsan. Aku bertanya kepada mereka di antara kalian semua, siapa Natalie? Mereka memberi tahu saya bahwa saya telah bertemu mereka semua pada hari yang berbeda saat saya berkunjung,” kata Luwizo.
Baca Juga:
Soal Pergub Poligami ASN, Menteri PPPA Minta Pemprov DKI Kaji Ulang
"Saya menjadi bingung karena saya berencana untuk menikahi Natalie. Yang membuat saya tambah bingung adalah saya tidak dapat menikahi salah satu gadis dan meninggalkan keduanya,” imbuh Luwizo.
Keluarga Luwizo Tak Sepakat
Namun, justru keluarga Luwizo-lah yang tidak sepakat Luwizo berpoligami.
Baca Juga:
Pj Gubernur Jakarta Tegaskan Pergub 2 Tahun 2025 Bukan Untuk Izinkan ASN Poligami
Bahkan, orang tua Luizo tidak menghadiri resepsi pernikahan.
Saudara perempuan Luizo juga membutuhkan waktu untuk menerima keputusan Luizo hingga akhirnya mendukungnya.
“Awalnya ketika saya mendengar dia menikahi kembar tiga, saya tidak mengerti tetapi kemudian saya mengerti bahwa itu mungkin,” kata saudara perempuan Luwizo.