"Jadi kita tidak bisa datang dan memanen getahnya begitu saja. Begitu mulai mengeluarkan getah, barulah bisa dipanen," jelasnya.
"Kita tidak boleh memotong atau merusak pohon Moodjar atau memetik bunganya. Cukup dikagumi saja," tambahnya.
Baca Juga:
Momen Natal, KAI Commuter Bandung Siap Antar Pengguna Menuju Pusat Ibadah dan Wisata
Memakan tumbuhan lain
Pakar ekofisiologi Profesor Hans Lambers menjelaskan Pohon Natal Moodjar mengukur suhu dan kenaikan temperatur di siang hari untuk menentukan kapan waktunya berbunga.
"Saat suhu naik dan durasi siang hari bertambah, maka akan memicu untuk bermekaran," jelasnya.
Baca Juga:
Temuan Benda Mirip Bom, Polisi Perketat Pengamanan Gereja di Bandung
Proses ini biasanya terjadi sekitar bulan Desember, karena itu dinamai dengan Pohon Natal asli Australia.
"Tanaman ini sangat istimewa karena berasal dari keluarga yang sama dengan mistletoe, tapi mencuri nutrisi dan air dari inang tempatnya tumbuh," kata Profesor Lambers.
Berbeda dengan mistletoe, di mana satu tanaman menempel pada cabang, pohon Moodjar menempel di bawah tanah ke berbagai tanaman inang berbeda.