WAHANANEWS.CO, Jakarta - Buah-buahan dikenal memiliki cita rasa manis yang berasal dari gula alami seperti fruktosa, glukosa, dan sukrosa, namun sejumlah jenis buah mengandung kadar gula yang cukup tinggi sehingga asupannya perlu dikendalikan, terutama bagi penderita diabetes.
Fruktosa kerap disebut sebagai gula buah karena tingkat kemanisannya yang dominan, sementara glukosa dan sukrosa memberikan rasa manis yang lebih seimbang, tetapi kandungan gula yang tinggi membuat tidak semua buah aman dikonsumsi dalam jumlah berlebihan.
Baca Juga:
Usia 29 Tahun, Pola Hidup Manis Bawa Cipa Koma Akibat Diabetes
Anggur termasuk buah yang kaya manfaat dengan kandungan antioksidan, anti-inflamasi, dan antimikroba, namun setiap 100 gram anggur mengandung sekitar 23,3 gram gula sehingga konsumsi yang dianjurkan hanya sekitar 50 gram per hari.
Apel kaya nutrisi seperti polifenol dan senyawa antioksidan yang membantu melindungi tubuh dari penyakit kronis dan mencegah penurunan fungsi kognitif, namun satu buah apel ukuran sedang mengandung sekitar 20,8 gram gula, dianjurkan konsumsi sekitar 17,1 gram atau apel kecil.
Ceri mengandung vitamin C dan polifenol sebagai senyawa antioksidan dan anti-inflamasi, kandungan gula rata-rata satu buah ceri sekitar 8,7 gram hingga 20 gram, disarankan satu cangkir atau sekitar 25 biji per hari.
Baca Juga:
7 Bahaya Tidur Langsung Setelah Makan, Jangan Sepelekan!
Delima memiliki ukuran sedang dengan kandungan gula 38,6 gram, sehingga konsumsi disarankan setengah cangkir atau 11,9 gram gula.
Jeruk dikenal sebagai sumber vitamin C, kalsium, dan kalium, mengandung 17,2 gram gula dan dianjurkan konsumsi jeruk berukuran kecil sekitar 8,98 gram gula.
Mangga mengandung vitamin A, vitamin C, kalium, dan beta karoten, memiliki rasa manis segar dengan gula 22,5 gram, konsumsi disarankan dua buah ukuran sedang per hari atau satu cangkir mangga matang (sekitar 165 gram).