Kekayaan
terbesarnya berasal dari perkebunan kelapa sawit dan industri kertas.
Ia
adalah raja sawit di Indonesia, bersanding dengan nama-nama besar lain,
seperti Anthony Salim, Martua Sitorus, dan Ciliandra Fangiono.
Baca Juga:
Kasus Rumah Mangkrak Masih Terjadi, FKBI Ingatkan Konsumen Jangan Mudah Percaya Janji Developer Syariah
Mereka
adalah konglomerat yang masing-masing menguasai ratusan ribu hektare perkebunan
kelapa sawit, lengkap dengan pabrik pengolahan CPO.
Saat
pemerintah gencar mewacanakan pembangunan ibu kota baru di Kalimantan Timur,
nama Sukanto Tanoto ikut jadi sorotan.
Ini
karena banyak tanahnya bakal tergusur proyek ibu kota baru di Kabupaten Penajam
Paser Utara.
Baca Juga:
Di Hadapan Pastor, Pendeta, dan Aktivis Sekber Gokesu, Luhut Panjaitan Sampaikan Janji Prabowo Takkan Buka Lagi PT TPL
Penguasaan
lahan di Kaltim oleh Sukanto Tanoto berada di bawah bendera PT ITCI Hutani
Manunggal (IHM), yang berada di Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, dan
Kecamatan Sepaku Semoi, Kabupaten Penajam Paser Utara.
PT IHM
selama ini menjadi pemasok utama bahan baku kertas yang diproduksi oleh APRIL
Group, yang juga milik Sukanto Tanoto.
Raksasa
kertas itu mengelola kawasan yang masuk Hutan Tanaman Industri (HTI) yang berstatus
HGU. [qnt]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.