WAHANANEWS.CO, Jakarta - Tari Pakarena merupakan salah satu tarian tradisional yang berasal dari Sulawesi Selatan dan menjadi simbol kekayaan budaya masyarakat setempat.
Tarian ini dikenal dengan gerakannya yang lembut, teratur, serta sarat akan nilai filosofis.
Baca Juga:
TNI AU Kerahkan Caracal dan Boeing untuk Evakuasi Pesawat Jatuh
Umumnya, Tari Pakarena dibawakan oleh penari perempuan dan hingga kini masih dilestarikan sebagai warisan budaya penting masyarakat Sulawesi Selatan.
Sejarah Tari Pakarena tidak terlepas dari masa kejayaan Kerajaan Gowa. Pada awal kemunculannya, tarian ini bersifat sakral dan hanya dipentaskan dalam upacara adat tertentu.
Bagi masyarakat Makassar, Tari Pakarena bukan sekadar hiburan, melainkan bagian dari ritual yang mengandung makna spiritual dan penghormatan terhadap tradisi leluhur.
Baca Juga:
Basarnas Siapkan Evakuasi Udara dan Darat Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung
Ciri paling menonjol dari Tari Pakarena adalah penggunaan kipas sebagai properti utama.
Sejak awal hingga akhir pertunjukan, penari memegang kipas lipat yang tidak pernah dilepaskan.
Kehadiran kipas menjadi elemen penting yang membedakan Tari Pakarena dari tarian tradisional lainnya.