Selain memperindah penampilan, kipas juga berperan sebagai penanda perubahan gerak dalam tarian.
Saat kipas ditutup atau diarahkan ke dada, gerakan tersebut melambangkan refleksi diri, pengendalian emosi, serta keseimbangan batin.
Baca Juga:
TNI AU Kerahkan Caracal dan Boeing untuk Evakuasi Pesawat Jatuh
Seiring perkembangan zaman, Tari Pakarena kini tidak hanya dipentaskan dalam upacara adat, tetapi juga tampil dalam berbagai festival budaya, acara penyambutan tamu, hingga pertunjukan pariwisata.
Meski mengalami penyesuaian dalam penyajian, penggunaan kipas tetap dipertahankan sebagai identitas utama yang melekat pada Tari Pakarena.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.