WahanaNews.co | Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, sepekan terakhir menjadi perhatian serius Pemprov Sumsel.
Pemda setempat pun diminta membentuk
satgas tingkat desa.
Baca Juga:
Lembaga Gemawan Kalbar Perkuat Kolaborasi dan Kapasitas Masyarakat Tangani Karhutla di Tapak
Wakil Gubernur Sumsel, Mawardi Yahya,
mengatakan, karhutla hebat yang terjadi di Ogan Ilir menjadi perhatian serius
hingga ke pemerintah pusat.
Terlebih, hingga
Agustus 2021, total lahan yang terbakar sudah mencapai 188,77
hektare.
"Saya minta untuk segera
melakukan antisipasi dengan membentuk satgas desa untuk menanggulangi dan
mengantisipasi karhutla," katanya, Sabtu (7/8/2021).
Baca Juga:
Pemerintah Kota Pontianak Perhatikan Pemasangan Hidran untuk Minimalkan Risiko Kebakaran Permukiman
Mawardi bilang, kebakaran hebat
tersebut terjadi karena banyak pihak yang dengan sengaja membakar lahan.
Bahkan membuat tim mengalami kesulitan
lantaran luasnya lahan yang terbakar.
"Penyebab karhutla itu lebih
kepada faktor manusia yang membuka lahan dengan cara membakar," katanya.