Nakhoda bersama ABK di kapal pun mencari Didit, tetapi tak dapat menemukannya.
“Kapal sekoci membawa tiga nelayan. Satu nakhoda dan dua ABK. Salah satunya merupakan korban,” kata Sunu kepada wartawan, Sabtu (10/9/2022) malam.
Baca Juga:
Banjir di Sukabumi, 5 Orang Meninggal dan 4 Lainnya Masih Hilang
Menurut dia, di lokasi kejadian tidak ada sinyal.
Setelah mencari beberapa jam, nakhoda kapal memutuskan bergerak mencari jaringan telekomunikasi untuk memberitahukan kepada pemilik kapal.
“Sinyal baru ada sekitar pukul 15.00 WIB. Nakhoda langsung mengabari pemilik kapal kalau ada seorang ABK hilang tercebur ke laut,” katanya.
Baca Juga:
Korban Longsor Pekalongan Bertambah Jadi 25 Orang
Peristiwa ini langsung dilaporkan ke SAR Satlinmas Wilayah 1 DIY.
Lantaran hari sudah larut, pemilik meminta nelayan di kapal sekoci ini pulang ke Pelabuhan Sadeng.
“Rencananya pagi [Minggu 11/9/2022] pencarian dilakukan kembali dengan melibatkan tiga kapal sekoci,” katanya.