Setelah tiba di rumah, keluarga segera membawa korban ke Puskesmas Nguling untuk mendapatkan penanganan medis.
Petugas medis memutuskan korban harus menjalani rawat inap karena kondisinya terus memburuk.
Baca Juga:
Komnas Perempuan Buka Suara soal Kasus YTR, Sebut Belum Masuk KategoriPenyiksaan Versi PBB
Meski telah mendapatkan perawatan, kondisi RGA kembali drop hingga akhirnya meninggal dunia pada Jumat (8/5/2026) pagi.
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Polisi menduga korban mengalami gangguan lambung akibat mengonsumsi makanan pedas dan minuman bersoda sebelum sarapan.
Baca Juga:
Apk Undangan Palsu Masih Makan Korban, Ini Cara Cepat Selamatkan HP dan Rekening
“Dugaan sementara korban mengalami gangguan asam lambung setelah mengonsumsi makanan pedas dan minuman bersoda sebelum sarapan,” pungkas Aipda Junaidi.
Menanggapi kejadian ini, pihak kepolisian mengimbau para orang tua agar lebih memperhatikan kondisi anak sebelum berangkat ke sekolah.
Sekolah juga diminta aktif mengingatkan siswa untuk sarapan atau membawa bekal agar kondisi tubuh tetap prima saat mengikuti pelajaran dan olahraga.