Rizal Wahyudi kemudian mendobrak pintu dan melihat korban sudah dalam posisi tergantung di pintu kamar mandi.
Rizal pun bergegas keluar dan meminta pertolongan warga sekitar.
Baca Juga:
Jembatan Merah Putih, Simbol Konektivitas dan Nasionalisme di Ambon
Warga lantas melaporkan kepada polisi pukul 21.00 WIT.
Tak berselang lama, Kepala Polsek Sirimau, aparat langsung memasang garis polisi dan mengevakuasi jenazah ke rumah sakit (RS) Bhayangkara Polda Maluku.
Setiba di RS Bhayangkara, jenazah korban mendapat penolakan untuk di autopsi oleh pihak keluarga. Keluarga mengikhlaskan kepergian dan mengambil jenazah untuk di bawa ke rumah duka untuk dilakukan pemakaman.
Baca Juga:
Wisata Kuliner Ambon: Sajian Lezat yang Wajib Dicoba Saat Libur Lebaran 2025
Awalnya, korban sempat curhat pada Kamis (5/1) pukul 12:00 WIT, bahwa ia lebih baik mati ketimbang hidup di tengah terkendala ekonomi.
Ia menceritakan bahwa kondisi ekonomi yang semakin terpuruk karena kondisi keuangan semakin menipis dengan mengulang-ngulang sebanyak lima kali kepada saksi Selfia.
"Korban curhat saat ini katanya sedang susah dan tak punya uang,"ucap Moyo meniru ucapan saksi Selfia. [rgo]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.