"Terima kasih semuanya, saya
secara pribadi memaafkan ya, tapi secara peringatan saya serahkan pada Bapak Kapolres ya, saya tidak tahu. Silakan Bapak Kapolres, biasanya kalau prajurit salah
itu apa yang dilakukan, silakan Bapak," kata Kepala Perhubungan
Kodam V/Brawijaya, Kolonel Chb Muhammad Anom Kartika.
Selain Kolonel Muhammad Anom, dalam pertemuan itu juga ada Komandan Kodim 0833/Malang, Letkol
Arm Ferdian Primadona, dan dari Denpom V-3 Malang.
Baca Juga:
15 Kolonel Pecah Bintang, Ada Erwin Edi Hutapea
Perlu diketahui, dari informasi yang
dihimpun, empat polisi mendatangi kamar hotel yang ditempati Kolonel Chb I
Wayan Sudarsana pada Kamis dinihari, sekira pukul 01:30 WIB.
Ketika itu, Kolonel I
Wayan Sudarsana sedang istirahat, tiba-tiba kamarnya digedor dari luar.
Dia pun bangun dan membuka pintu,
ternyata ada empat orang yang mengaku polisi langsung masuk ke dalam kamar.
Baca Juga:
45 Kolonel Pecah Bintang, Termasuk Haposan Siahaan, Joni Pardede, Rudi Surbakti, dan Imanuel Pasaribu
Tanpa banyak basa-basi, polisi yang
belakangan diketahui anggota Satnarkoba Polres Kota Malang itu langsung
mendorong Kolonel I Wayan Sudarsana dan menyuruh duduk di kursi di dalam kamar.
Ketika itu, Kolonel I
Wayan Sudarsana sempat menyebutkan identitasnya sebagai prajurit TNI dari
Perhubungan Angkatan Darat.
Namun, ucapan Kolonel I Wayan
Sudarsana tak dihiraukan. Empat polisi itu langsung menggeledah seisi kamar.