Keselamatan personel menjadi prioritas utama sehingga seluruh proses dilakukan dengan sangat hati-hati.
Operasi SAR hari ketiga melibatkan 98 personel yang dibagi ke dalam empat regu.
Baca Juga:
Saat Harga Pertamax Rp12.900, Negara Ini Jual BBM Lebih Murah dari Air Mineral
Tim gabungan terdiri dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Halmahera Utara, TNI AD, TNI AL, Polairud, Brimob, ERT Gosowong, PMI, dan masyarakat setempat.
Selain tiga korban meninggal, sebanyak 15 orang berhasil diselamatkan dari kawasan erupsi.
Tujuh korban selamat merupakan warga Singapura, sedangkan delapan lainnya adalah warga negara Indonesia.
Baca Juga:
TNI Bubarkan Nobar Film “Pesta Babi”, Komnas HAM: Cederai Hak Warga
Dijelaskan Abdul Muhari, dua korban selamat berinisial R.S. dan J.A. turut membantu Tim SAR dengan menunjukkan jalur pendakian dan posisi terakhir rombongan sebelum erupsi terjadi.
Pemerintah Kabupaten North Halmahera Regency melalui Dinas Pariwisata telah menutup total jalur pendakian Gunung Dukono sejak Jumat (17/4/2026).
Kebijakan tersebut diperkuat melalui surat keputusan bupati yang diterbitkan pada Jumat (8/5/2026) dan menetapkan penutupan secara permanen.