Taman Nasional Zamrud, lanjut Supartono, merupakan salah satu habitat atau homerange harimau Sumatera yang termasuk ke dalam kantong habitat Semenanjung Kampar.
Berdasarkan koordinasi dengan pihak PT BSP, diketahui kemunculan harimau tersebut pertama kali dilihat oleh seorang staf perusahaan yang kemudian merekamnya menggunakan ponsel.
Baca Juga:
Terungkap Wanita Tua Tewas di Madina Ternyata Dibunuh Kekasihnya, Bukan Diterkam Harimau
“Penemuan jejak di wilayah ini merupakan hal yang wajar, mengingat Taman Nasional Zamrud merupakan habitat satwa harimau Sumatera,” ujar Supartono.
Tim BBKSDA Riau selanjutnya mengimbau karyawan PT BSP agar tidak merekam maupun menyebarluaskan video kemunculan harimau Sumatera tersebut.
Imbauan tersebut disampaikan karena penyebaran video dikhawatirkan dapat menimbulkan kepanikan di masyarakat, memicu informasi yang tidak benar, serta berpotensi membahayakan keselamatan satwa.
Baca Juga:
Kepala Kejari Samarinda: Istri Korban Harimau Memaafkan Majikan Tersangka
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.