Ritual pengobatan yang dilakukan guru spiritual tersebut dengan menenggelamkan tubuh korban sampai ke kepala. Hal itu dilakukan sebanyak 7 kali.
"Pengobatannya dengan cara ditenggelamkan sebanyak 7 kali. Tubuhnya saja sampai kepala, direndam nanti diangkat, terus direndam kembali, sampai 7 kali," ujar Wagiman.
Baca Juga:
Ilham Permana: Ukur Keberhasilan Pariwisata dari Nilai Ekonomi, Bukan Jumlah Wisatawan
Korban pertama ditemukan atas nama Muhamad David Panreza (MDR) sekitar pukul 14.00 WIB pada kedalaman 3 meter.
Sekitar 11 menit kemudian, korban kedua atas nama Badrusalam ditemukan di titik berbeda pada kedalaman 4 meter.
"Korban ketiga atas nama Cecep ditemukan pada pukul 14.30 WIB di kedalaman 4 meter. Titik korban ditemukan berbeda-beda dan pada kedalaman yang berbeda," kata Staf Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Jalaludin.
Baca Juga:
Komunitas Pecinta Alam PLN dan YBM PLN UP3 Bogor Gelar Trekking Edukatif Sekaligus Bakti Sosial di Gunung Salak
"Korban ditemukan oleh tim gabungan yang lakukan penyelaman secara bergantian sejak pagi tadi," tambahnya.
Guru Spiritual Jadi Tersangka
Polisi menaikkan kasus ritual pengobatan berujung maut di danau kuari, Bogor, ke tahap penyidikan.