Di luar pemakaman, beberapa petugas kepolisian mengatur lalu lintas yang cukup padat, kemacetan terjadi mulai dari Karet Semanggi hingga depan TPU Karet Bivak.
Sementara itu, pedagang bunga dan air mawar juga kebanjiran rezeki di hari seperti ini, seperti yang dituturkan Asep pedagang kembang di TPU Karet Bivak yang mengatakan dagangannya laku ketika saat orang melalukan ziarah sebelum puasa.
Baca Juga:
Radikalisasi di Kalangan Remaja: Dua Pelajar Singapura Ditangkap karena Dugaan Terorisme
Asep menyampaikan untuk hari biasa ia bisa mendapatkan omset 70 ribu hingga 80 ribu rupiah, tetapi saat sedang ramai Asep bisa mendapatkan 200 ribu hingga 300 ribu rupiah setiap hari.
“Kalo lagi nyekar begini, lumayan dagangan laris, bisa sampai Rp 300 ribu sehari. Tapi kan ini musiman, gak tiap hari begini," Ujar Asep.
Ia mengatakan bunga yang dijual satu plastik dihargakan Rp 5000 dan Rp 10.000 untuk air mawar.
Baca Juga:
Libur Lebaran Hampir Usai! Ini Jadwal Masuk Sekolah 2025
Asep juga berharap saat pandemi semoga pemerintah tidak melakukan pembatasan seperti tahun lalu dimana TPU Karet Bivak ditutup saat itu.[non]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.