Sehari setelah acara akikah pada 18 Desember 2022, keluarga calon mempelai wanita meninggalkan kediamannya.
Renzi mengatakan, keluarga calon mempelai wanita tersebut merupakan warga pindahan dan tidak banyak yang tahu kegiatan sehari-harinya.
Baca Juga:
Dishub Sumsel Siagakan 920 Personel Dukung Kelancaran Lalu Lintas Arus Balik Lebaran
Buntut viralnya kasus ini, aparat Kepolisian Sektor (Polsek Pengandonan) mendatangi kediaman DN. Kedatangan personel kepolisian itu untuk mencegah adanya hal-hal yang tidak diinginkan.
Namun, sewaktu petugas datang, tidak ada penghuni rumah yang bisa ditemui.
Pria batalkan nikah gara-gara ibu dibentak
Baca Juga:
Ditjenpas Sumsel Berikan Remisi Serentak bagi Ribuan Narapidana saat Nyepi dan Idulfitri
Diberitakan sebelumnya, peristiwa pria batalkan nikah gara-gara ibu dibentak ini menjadi sorotan.
Kejadian ini bermula saat ibu Anjas, calon mempelai pria tersebut, dibentak calon istrinya gara-gara kurangnya uang keperluan menikah sebesar Rp 700.000.
Sebelumnya, keluarga calon mempelai wanita meminta uang tambahan Rp 7 juta untuk keperluan perlengkapan resepsi, seperti tenda dan lainnya. Pihak Anjas menyanggupi permintaan tersebut.