WAHANANEWS.CO, Yahukimo - Kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Elkius Kobak kembali menjadi ancaman bagi keselamatan penerbangan sipil di Papua. Sepanjang 2026, kelompok itu telah melakukan penembakan terhadap dua pesawat perintis hingga menewaskan dua pilot dan satu kopilot."
Elkius Kobak dan kelompoknya lebih dulu menembak pesawat Smart Air dengan registrasi PK-SNR di Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan pada Februari 2026. Insiden itu mengakibatkan pilot bernama Egon Irawan dan kopilot, Baskoro meninggal dunia.
Baca Juga:
DPD RI Temui Menkopolkam Bahas Eskalasi Kekerasan dan Kondisi Pengungsi di Papua
Terbaru, pesawat PT Associated Mission Aviation (AMA) registrasi PK-RCY juga ditembak hingga dibakar di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan pada Juli 2026. Para pelaku bahkan menembak mati pilot bernama Nicholas F Goselin ketika baru mendaratkan pesawat.
Melansir detikcom, Sabtu (3/7/2026), berikut rekam jejak Elkius Kobak yang melakukan penembakan terhadap dua pesawat perintis di wilayah Papua pada tahun ini:
Kelompok Elkius Kobak lebih dulu menyerang pesawat Smart Air di Bandara Koroway Batu, Kampung Danowage, Distrik Yaniruma, Boven Digoel, Rabu (11/2) sekitar pukul 10.30 WIT. Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), pesawat yang membawa 13 penumpang itu diserang saat baru mendarat untuk transit.
Baca Juga:
Disergap dari Dua Arah, Satgas Cartenz Terlibat Baku Tembak 30 Menit di Yahukimo
"Setelah penumpang turun, pesawat bersiap melanjutkan penerbangan menuju Dekai, Kabupaten Yahukimo," kata Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Brigjen Faizal Ramadhani dalam keterangannya.
Saat pilot melakukan start engine, sekitar kurang lebih 20 orang pelaku muncul dari arah penginapan bandara. Para pelaku membawa senjata api dan melepaskan tembakan dari jarak sekitar 200 meter ke arah pesawat.
"Melihat situasi tersebut, para penumpang panik dan berlari menyelamatkan diri. Pilot dan co-pilot turut berlari menuju rumah warga di sekitar bandara," paparnya.