WAHANANEWS.CO, Jakarta - Negara tak tinggal diam ketika peluru merenggut nyawa pilot di pedalaman Papua, dan kini TNI memastikan seluruh bandara perintis yang sempat lumpuh telah kembali aman di bawah penjagaan ketat aparat.
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III Letjen TNI Bambang Trisnohadi menegaskan 11 bandara perintis di tiga wilayah Papua kini sepenuhnya diamankan pasukan TNI setelah sebelumnya terganggu aksi kelompok kriminal bersenjata (KKB).
Baca Juga:
Patroli Jalan Kaki dan Pengobatan Warga, Cara ODC Redam Ketakutan
“Syukur alhamdulillah, pasukan TNI telah berada di seluruh bandara perintis dan memulihkan kondusivitas di tiga wilayah Papua, yakni Papua Pegunungan, Papua Selatan, dan Papua Tengah, yang sebelumnya ditutup oleh Kementerian Perhubungan pada 16 Februari lalu,” ujar Bambang dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Senin (23/2/2026).
Penegasan itu disampaikan Bambang usai meninjau langsung sejumlah bandara perintis bersama Panglima Komando Daerah Angkatan Udara III Marsda TNI Azhar Aditama Djojosugito serta personel TNI lainnya, termasuk di Distrik Manggelum, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan.
Sebanyak 11 bandara perintis tersebut kini dijaga 24 jam setiap hari oleh TNI, meliputi Lapangan Terbang Iwur, Teiraplu, dan Aboy di Papua Pegunungan, Lapter Korowai Batu Bomakia, Yaniruma, dan Manggelum di Papua Selatan, serta Lapter Beoga, Dagai, Fawi, dan Kapiraya di Papua Tengah.
Baca Juga:
Pemprov Papua Lakukan Penataan Manajemen ASN Sesuai Kompetensi dan Profesionalisme untuk Pengelolaan Birokrasi
Pengamanan dilakukan secara terpadu guna menjamin operasional penerbangan tetap aman dan lancar, termasuk dukungan pelayanan lalu lintas udara melalui unsur Korps Pasukan Gerak Cepat TNI Angkatan Udara yang membantu fungsi pengaturan Air Traffic Controller (ATC).
Sinergi antara matra darat dan udara tersebut disebut menjadi bukti kesiapsiagaan TNI dalam menjaga objek vital nasional di wilayah rawan.
Menurut Bambang, pulihnya keamanan di 11 bandara perintis itu menandai nyata kehadiran negara dalam menjaga kedaulatan wilayah sekaligus menjamin keselamatan masyarakat di Bumi Cenderawasih.