"Proses penanganan di lapangan turut menghadapi kendala kondisi geografis. Belum adanya akses jalur darat sehingga hanya dapat dijangkau menggunakan penerbangan perintis," kata Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2026, Kombes Yusuf Sutejo dalam keterangannya.
Sehari setelah kejadian, pasukan Satgas TNI di bawah kendali Kogabwilhan III pun dikerahkan ke lokasi kejadian menggunakan helikopter pada Jumat (3/7). Prajurit TNI pun berhasil mengevakuasi jenazah pilot sekitar pukul 08.00 WIT.
Baca Juga:
DPD RI Temui Menkopolkam Bahas Eskalasi Kekerasan dan Kondisi Pengungsi di Papua
Dia turut melaporkan 7 penumpang pesawat AMA berhasil diamankan dalam kondisi selamat. Ketujuh penumpang selamat, yakni Eston Sibolim, Kwenang Sobolim, Tonu Balingga, Elina Sobolim, Ona Sobolim, Lisenia Balingga dan Faince Amohoso.
"Kami ucapkan banyak terima kasih kepada ketua adat, tokoh masyarakat, pemuka agama dan masyarakat sekitar yang terlibat dalam proses evakuasi jenazah Captain Nicholas, serta bersedia mengamankan 7 penumpang pesawat," jelas Lucky.
OPM pimpinan Elkius Kobak kini dalam pengejaran. Lucky menegaskan aksi brutal para pelaku tidak bisa ditolerir dan harus dihentikan. TNI memastikan tidak akan pernah ragu mengambil tindakan tegas ketika berhadapan dalam situasi mendesak demi keselamatan rakyat.
Baca Juga:
Disergap dari Dua Arah, Satgas Cartenz Terlibat Baku Tembak 30 Menit di Yahukimo
"Peristiwa memilukan di luar batas perikemanusiaan, dan nilai-nilai ketuhanan yang dilakukan oleh kelompok pimpinan Elkius Kobak, dan dengan bangganya diakui oleh juru bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, adalah wujud nyata dari paradoks pembangunan daerah dan masyarakat di ufuk timur Indonesia," pungkasnya.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.