Hari pertama bulan Syawal, pasca-Ramadhan di hari Idulfitri 1446 menjadi momentum. Usai salat Idulfitri, kedua tokoh itu akhirnya bertemu dalam suasana kekeluargaan—sebuah momen yang sarat makna, sekaligus simbol mencairnya ketegangan.
“Sebetulnya yang sejak awal telah disampaikan kepada saya secara langsung, Pak Wali Kota, Pak Supian Suri juga punya niat. Sejak awal punya niat beliau. Hanya saja memang menunggu momentum. Jadi hanya masalah momentum saja. Dan Alhamdulillah momentum itu sudah terjadi. Dan, 1 Syawal, 1 Syawal dari masjid langsung bertemu dengan dua keluarga besar. Mudah-mudahan ini sinyal ke hadapan semakin baik lagi kita semua, Insya Allah,” jawab Pradi kepada para wartawan yang ikut hadir di kediamannya.
Baca Juga:
Kota Depok Raih Penghargaan Kesehatan dari Jawa Barat
Bagi Pradi, memilih momentum Ramadhan dan Syawal bukan tanpa alasan. Ia melihat tradisi islah politik sebagai warisan positif para pemimpin Depok sebelumnya, yang tetap menjaga hubungan baik meski pernah berkompetisi.
“Pokoknya hari baik, bulan baik. kita sama-sama bangun kota tetap bersama seperti yang sudah dilakukan para pemimpin sebelumnya yang terus sampai kesini. Ayolah, demi Kota Depok dengan segala dinamikanya, ya. Jadi, saya juga pernah mengalami juga dahulu. Ada Waktu saya pernah di tahun 2010 belum berhasil. Ya saya kasih selamat juga kan kepada Pak Nur dan Pak Idris. Begitupun ketika saya berhasil. Waktu dengan Pak Kiai saya jadi wakil. Ya, ngasih selamat saya juga. Berikutnya juga ketika kemarin saya nggak berhasil. Kasih selamat
Pengalamannya pribadi dalam dunia politik juga memperkuat pandangannya bahwa kalah dan menang adalah hal biasa, tetapi menjaga hubungan dan tujuan bersama jauh lebih penting.
Baca Juga:
Ingin Berantas Buta Baca Al-Quran di Kalangan Pelajar oleh Wali Kota Depok Supian Suri
Kini, dengan pertemuan tersebut, publik Depok disuguhkan babak baru. Sebuah fase di mana rivalitas politik bergeser menjadi kolaborasi, dan perbedaan diarahkan menjadi kekuatan bersama untuk membangun kota.
[Redaktur: Hendrik Isnaini Raseukiy]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.