WahanaNews.co | Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo mengunjungi rumah Butet Kartaredjasa di Pedukuhan Kembaran, Kalurahan Tamantirto, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul. Ganjar diberi sketsa bergambar macan.
Minggu (16/10/2022) lukisan macan itu memiliki makna ngerem kekserakahan. Makna itu disampaikan langsung oleh Butet kepada awak media.
Baca Juga:
Adik Ipar Ganjar Pranowo Didakwa Korupsi Jembatan Rp 13,2 Miliar
"Sketsa saya itu judulnya ngerem keserakahan, itu memang saya persiapan, mengko nek Ganjar teko tak nehi sketsku yang tema ini," kata Butet kepada wartawan di kediamannya, Kasihan, Bantul, Minggu (16/10/2022).
Butet melanjutkan, keserakahan dalam judul yang diusungnya bukan berkaitan dengan materi, namun secara keseluruhan. Pasalnya, pemimpin yang baik adalah pemimpin yang mampu mengerem keserakahan.
"Ini bukan masalah keserakahan dalam konteks kekayaan atau ekonomi enggak, keserakahan secara universal, keserakahan apapun. Calon pemimpin harus punya kesadaran dan kemampuan untuk mengendalikan diri ngerem keserakahan," ucapnya.
Baca Juga:
Sandiaga Uno Mengaku Bangga Pernah Berjuang Bersama Prabowo, Anies dan Ganjar
"Jadi nek (kalau) naluri purba, dari setiap orang muncul mau serakah. Weruh (melihat) lukisan kuwi kelingan (ingat). Itu isyarat. Aku rodo (agak) spiritual nek iki (kalau ini)," lanjut Butet.
Butet melanjutkan, keserakahan dalam judul yang diusungnya bukan berkaitan dengan materi, namun secara keseluruhan. Pasalnya, pemimpin yang baik adalah pemimpin yang mampu mengerem keserakahan.
"Ini bukan masalah keserakahan dalam konteks kekayaan atau ekonomi enggak, keserakahan secara universal, keserakahan apapun. Calon pemimpin harus punya kesadaran dan kemampuan untuk mengendalikan diri ngerem keserakahan," ucapnya.