MJO
merupakan fenomena di atmosfer yang mengindikasikan pergerakan sistem
konvektifitas udara skala besar.
"Apalagi
juga muncul gangguan gelombang Rossby
yang dapat meningkatkan potensi kejadian cuaca ekstrem," terang Wayan.
Baca Juga:
Kapan Puncak Musim Kemarau di RI? Ini Prediksi BMKG
Berdasarkan
pemetaan, curah hujan dengan intensitas lebat disertai kilat atau petir dan
angin kencang setidaknya berpotensi terjadi di sejumlah daerah di Jatim.
Selain
Surabaya, juga terjadi di Sidoarjo, Lamongan, Tuban, Bojonegoro, Jombang,
Nganjuk, Tulungagung, Batu, Jember, Situbondo, Banyuwangi, Pamekasan,
Mojokerto, dan Madiun.
Lalu,
Ponorogo, Magetan, Pacitan, Tuban, Blitar, Kediri, Malang, Pasuruan,
Probolinggo, Lumajang, Gresik, Sumenep, Bangkalan, hingga Sampang.
Baca Juga:
Waspada! Siklon Jangmi Picu Ancaman Cuaca Ekstrem di Indonesia, BMKG Buka Suara
"Bagi
masyarakat pesisir serta para pengguna transportasi laut harap mewaspadai
adanya potensi gelombang tinggi di wilayah perairan Jawa Timur," tutup Wayan. [dhn]