“Kenapa tidak ada yang menolong, kenapa anak saya dibiarkan!” serunya pilu.
Jenazah Vania dimakamkan pada Jumat sore pukul 18.00 WIB di TPU Babakan Abid, Kelurahan Garut Kota.
Baca Juga:
Tragedi Randika: Pemuda 'Broken Home' Meninggal Karena Lapar, Tinggalkan Surat Terakhir
Tragedi ini juga menyebabkan dua korban lainnya meninggal dunia, salah satunya adalah anggota kepolisian yang sedang bertugas.
Selain itu, tercatat 26 warga pingsan akibat kehabisan oksigen karena berdesak-desakan.
Bupati Garut Abdusy Syakur Amin mengungkapkan belasungkawa dan rasa prihatin atas kejadian tersebut.
Baca Juga:
KBRI Tokyo Ikuti Upacara 80 Tahun Tragedi Hiroshima dan Nagasaki Bersama PM Jepang Shigeru Ishiba
Ia mengatakan bahwa seluruh rangkaian kegiatan Pesta Rakyat yang seharusnya dilanjutkan pada Jumat malam telah dibatalkan.
“Saya menyampaikan belasungkawa dan berduka cita, kami sampaikan keprihatinan atas peristiwa ini,” ujarnya kepada awak media di Pendopo pada Jumat malam.
Menurut laporan Dinas Kesehatan Garut, para korban mengalami sesak napas akibat kekurangan oksigen saat berusaha masuk ke kawasan Pendopo.