WAHANANEWS.CO, Sampang - Seorang saksi dari pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Pilkada Sampang 2024 nomor urut 2, Slamet Junaidi-Ahmad Mahfudz (Jimad Sakteh), tewas dikeroyok sekelompok orang di Desa Ketapang Laok, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, Minggu (17/11/2024).
Insiden ini terjadi setelah Paslon Jimad Sakteh melakukan kunjungan ke rumah salah satu tokoh agama di desa tersebut.
Baca Juga:
Dicekoki Miras Remaja 15 Tahun di Sampang Diduga Diperkosa 27 Orang
Ketua Tim Pemenangan Jimad Sakteh, Surya Noviantoro, menyebut bahwa sebelum kejadian tragis itu, pasangan calon sempat dihadang sekelompok orang.
"Setelah ada negosiasi, akhirnya Pasangan Calon kami bisa diamankan dan keluar dari lokasi," ujarnya, melansir Tribunnews, Selasa (19/11/2024).
Namun, beberapa saat kemudian, insiden tak diinginkan terjadi di kediaman tokoh agama yang dikunjungi.
Baca Juga:
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah: Biaya Angkut Jadi Lebih Murah, Tak Boleh Ada Daerah Tertinggal
"Diduga para pelaku mendatangi Jimmy Sugito Putra (korban)," jelas Surya. Ia menambahkan bahwa para pelaku datang dengan membawa senjata tajam jenis celurit, sementara korban tidak membawa senjata apa pun.
"Kericuhan itu akhirnya menimbulkan korban jiwa. Korban merupakan pendukung Paslon Jimad Sakteh," terangnya. Serangan brutal tersebut mengakibatkan korban mengalami luka bacok parah di tubuhnya hingga nyawanya tidak tertolong.
Ketua Tim Pemenangan juga menyampaikan duka mendalam atas insiden ini.