Dia menjelaskan, kecelakaan antara trainset 29 dan 20 itu terjadi di antara Stasiun Ciracas dan Harjamukti. Rencananya, trainset 29 akan diuji tim dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian pada 26 Oktober 2021.
"Ini kebetulan yang rangkaian 29 itu terjepit di tengah-tengah. Terus diambil satu per satu langsung masuk. Kebetulan, pas trainset ke-20, pada saat trainset 29 dari Ciracas mau bergabung ke arah Harjamukti terjadi benturan," lanjut dia.
Baca Juga:
Batam Bakal Bangun LRT Gantung, 3 Negara Ini Berminat Jadi Investor
Langkah selanjutnya atas tabrakan ini, terang Budi, adalah KNKT melakukan investigasi. Selain itu, dua rangkaian kereta yang mengalami tabrakan akan dibawa ke pabrik Inka di Madiun untuk diperbaiki. [rin]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.