Aksi pemukulan itu dikecam karena pria berbaju loreng dianggap semena-mena.
Pemeriksaan terhadap NS terus berjalan.
Baca Juga:
Perwakilan Polda Papua Barat Raih Juara II Kemala Run 2026 di Bali
Belum diketahui barang yang dibeli NS hingga kemarahannya diluapkan kepada karyawan marketplace.
"Sejak hari ini, sejak video tersebar, kita cari tahu dulu lokasinya dan betul, baru kita tarik untuk dilakukan pemeriksaan," katanya.
Dia menjelaskan, pemukulan terhadap satpam itu terjadi karena salah paham.
Baca Juga:
WN Australia Ngamuk di Bali, Aniaya Warga hingga Terbongkar Overstay
"Ini selisih paham mengenai pesanan dia yang ada di marketplace tidak sesuai dengan yang dia pesan," kata Kolonel Antonius.
Dia mengatakan barang yang diterima NS tidak sesuai dengan yang dipesannya. Setelah itu NS mendatangi gudang marketplace terdekat yang berlokasi di Gianyar.
"Kemudian di situ dia mencoba untuk bertanya, tetapi ada selisih paham, mungkin dijelaskan bukan di sini mungkin tempatnya. Akhirnya berselisih paham sama sekuritinya," ucapnya. [rin]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.