WAHANANEWS.CO - Langkah Purwanto akhirnya tiba di Karanggede, Boyolali, dan pecah sudah duka yang ditahannya dari perantauan ketika ia disambut isak tangis keluarga di rumah duka korban perampokan sadis.
Purwanto yang merupakan suami Daryanti sekaligus ayah dari AO (6) datang setelah merantau ke Kalimantan untuk membuka usaha kedai sate.
Baca Juga:
Tuduhan Mencuri Ponsel Berujung Tragis, Santri Dibakar di Ponpes Boyolali
Berdasarkan pantauan di lokasi, Jumat (30/1/2025) -- Purwanto tiba sekitar pukul 11.45 WIB dengan didampingi beberapa orang.
Menurut keterangan kakak Daryanti, Ngatirin, Purwanto datang bersama kakak perempuannya dan seorang teman dekat.
Saat mobil berhenti di depan rumah duka, suara tangisan langsung terdengar dari dalam kendaraan.
Baca Juga:
Main Hakim Sendiri, 8 Orang Jadi Tersangka Usai Aniaya Bocah di Boyolali
Satu per satu mereka turun dari mobil dengan derai air mata yang tak terbendung.
Purwanto dan rombongan kemudian disambut sejumlah kerabat yang telah menunggu sejak pagi.
Mereka dipapah masuk ke bagian garasi rumah yang menjadi tempat jenazah AO disemayamkan.
Sementara itu, bagian lain rumah korban masih terpasang garis polisi.
Purwanto dan kakak perempuannya terlihat terus menangis dan beberapa pelayat yang hadir ikut larut dalam suasana duka.
Peristiwa perampokan sadis tersebut diketahui terjadi pada Kamis (29/1/2025) -- sekitar pukul 15.45 WIB.
Dalam kejadian itu terdapat dua korban, yakni Daryanti (34) dan anak keduanya berinisial AO (6).
Daryanti ditemukan tergeletak dengan luka serius dan tubuh bersimbah darah akibat serangan pelaku.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]