Di negara-negara tersebut, jejak patahan tidak ditutup kembali, melainkan dipugar dan dijadikan museum sesar aktif sebagai sarana edukasi publik.
Mudrik berharap pendekatan serupa dapat diterapkan di Indonesia tanpa harus menunggu bencana besar terjadi.
Baca Juga:
DPR Ingatkan Pemerintah Waspadai “El Nino Godzilla”, Mitigasi Harus Dimulai Sejak Dini
"Saya ingin kita membangunnya sekarang sebagai instrumen antisipasi," ujarnya.
Ancaman dari Sesar Lembang tidak hanya berasal dari garis patahannya, tetapi juga dari gelombang guncangan yang dapat merambat jauh.
Pemodelan skenario gempa menunjukkan intensitas guncangan berpotensi mencapai skala VIII hingga IX MMI, yang mampu merobohkan bangunan berkonstruksi lemah dan merusak struktur kuat.
Baca Juga:
Kemenko PMK Dorong Mitigasi Bencana Digital Lewat Platform Mitigator.id
Seluruh wilayah Bandung Raya, termasuk Kota Bandung, Cimahi, Kabupaten Bandung, dan Bandung Barat, diperkirakan akan mengalami dampak signifikan.
Getaran kuat bahkan diprediksi dapat dirasakan hingga wilayah Purwakarta dan Subang.
Kajian seismik terbaru juga mencatat adanya gempa-gempa kecil atau mikro di sepanjang badan sesar sebagai indikasi tekanan yang terus mencari jalan keluar.