Salah seorang warga, Iwan Abdul Gani mengatakan material batu dan kerikil dibawa air dari perbukitan yang berada di wilayah itu.
"Sebetulnya di sini tanahnya tidak begini, tapi karena terbawa banjir, permukaan tanah naik dan menutupi rumah warga," katanya.
Baca Juga:
PLN Jawa Barat Salurkan Bantuan Bagi Korban Banjir di Berbagai Wilayah
Ia menjelaskan, selain empat rumah yang paling parah tertutup material banjir, belasan rumah lainnya pun terdampak endapan lumpur setinggi beberapa centimeter hingga ke halaman.
Sementara itu, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Tenilo, Serka Haris Hasan mengatakan, saat hujan, wilayah itu sering terdampak oleh lumpur dan batu kerikil dari perbukitan.
"Material dari perbukitan pasti turun kesini, karena tembus ke sungai belum ada, jadi dia melewati got yang kecil dan meluap ke jalanan," katanya.
Baca Juga:
Wamen PU Tinjau Lokasi Banjir di Cisarua Bogor
Haris mengatakan ketinggian air di wilayah itu mencapai 75 cm saat banjir bandang tersebut. [rin]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.