Senjata tersebut diketahui merupakan
inventaris dari Polsubsektor Oksamol, Pegunungan Bintang.
Lokasi keberadaan senjata kemudian terendus
pada Selasa (1/6/2021), keesokan harinya.
Baca Juga:
Dua Pimpinan KKB Tewas di Papua, Satu Ditembak TNI dan Satu Lainnya Meninggal karena Sakit
"Lokasi penyimpanan senjata api tersebut
merupakan tempat singgah KKB yang diduga melakukan penyerangan terhadap
Polsubsektor Oksamol Polres Pegunungan Bintang hingga mengakibatkan Ka
Subsektor Oksamol meninggal dunia," tambah dia.
Saat ini, lanjut Kamal, tim gabungan masih
mencari satu pucuk senjata api laras pendek berjenis revolver yang juga hilang
dalam peristiwa penyerangan tersebut.
Hanya saja, dia memastikan, kondisi keamanan
di Distrik Oksamol, Pegunungan Bintang, kini berangsur kondusif.
Baca Juga:
Akhir Perjalanan Berdarah Undius Kogoya, Pemimpin KKB Intan Jaya Tutup Usia Karena Sakit
"Tim gabungan yang berada di Distrik
Oksamol terus melakukan patroli," tukas Kamal.
Sebagai informasi, Briptu Mario tewas dalam
penyerangan pada Jumat (28/5/2021) dini hari.
Kamal menjelaskan, awalnya Mario Sanoy tengah
berjaga bersama warga.