Sejumlah
fraksi pun menjelaskan arti dari walkout
anggotanya pada rapat paripurna DPRD DKI Jakarta tersebut.
Baca Juga:
Tarif Transjakarta Rp3.500 Masih Bertahan, DKI Subsidi Hingga Rp3,75 Triliun
Jamaludin:
Bukan Keputusan Golkar
Selaku
pihak yang pertama kali meninggalkan ruang rapat paripurna, Jamaludin
menegaskan, dia tidak mewakili sikap Fraksi Golkar, melainkan keputusan
pribadi.
"Saya
di sini mewakili rakyat, bukan mewakili partai. Namanya saya keluar, ya
mungkin mereka juga (mengikuti)," kata Jamaludin.
Baca Juga:
Limbah Bantar Gebang Menggunung hingga 55 Juta Ton, Pemerintah Siapkan Cara Baru Kelola Sampah
Dia
berujar, aksi walkout dilakukan tanpa
ada kesepakatan dengan anggota lain terlebih dahulu.
"Tidak,
jadi ini tidak ada kesepakatan. Ini murni saya saja. Karena saya sudah kecewa
dengan sikap-sikap seperti itu, apalagi ada bahasa bahwa DPRD ini merampok uang
rakyat," ujar Jamaludin.