Banyak warga yang mencari ikan ketika kondisi air sedang tercemar limbah ciu. Ikan-ikan yang berhasil ditangkap warga dengan mudah itu langsung dijual ke konsumen.
“Kalau dijual hampir Rp100 ribu karena itu satu renteng. Satu renteng itu isinya bisa lebih dari 30 ekor. Biasanya itu ikan-ikan nila ukuran tiga jari sampai empat jari itu,” katanya.
Baca Juga:
Warga Pucangsawit Kebanjiran, Gibran: Semoga Bengawan Solo Segera Surut
Sementara itu, ketika disinggung mengenai kondisi air di Sungai Bengawan Solo saat ini, Purnomo menyatakan bahwa saat ini sudah bersid tidak keruh seperti pada hari kemarin yang tercemar limbah ciu.
“Biasanya kalau sudah rame dan viral terus pembuangan limbahnya berhenti dan saat ini airnya bersih,” kata dia.
Sedangkan pompa intake yang menyuplai bahan air baku dari Bengawan Solo ke IPA Semanggi telah beroperasi sejak kemarin siang.
Baca Juga:
Polres Sukoharjo Ungkap Kasus Penemuan Mayat Sungai Bengawan Solo
“Dari kemarin jam 13.00 WIB dan sore sudah beroperasi pompanya karena airnya sudah tidak keruh ketika tercemar limbah ciu,” katanya. [rin]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.