"Saya
bisa hidup hingga sekarang, karena mukjizat Allah," ujarnya.
Sementara
itu, Rika menambahkan, ibu mertuanya langsung dibawa ke Rumah Sakit Tugu
Semarang setelah puskesmas tidak bisa menangani karena lukanya parah.
Baca Juga:
PT PLN UID Jateng-DIY Cepat Berikan Bantuan Korban Banjir Kendal Awal 2025
"Rahang
ibu berlubang sangat besar," kata Rika.
Rika
menjelaskan, karena rahang Sutimah berlubang dan patah, kemudian diberi pen dan
beberapa kawat penyambung.
"Setelah
dirawat sekitar 8 hari, ibu boleh pulang ke rumah ," ujarnya.
Baca Juga:
Gejolak Politik di Kendal: Bupati Petahana Gagal Daftar, Siap Bawa ke Bawaslu
Selama
di rumah, Rika dan keluarga yang merawat.
Hingga,
akhirnya, Sutimah bisa kembali beraktivitas sejak awal Agustus.
"Biaya
operasi dan lain-lain sekitar Rp 35 juta. Kami harus jual barang-barang berharga untuk membayar
biaya operasi," jelas Rika.