“Korban mengambil posisi sebagai peraga dan melakukan tembakan senjata 3D printer yang dibuatnya,” kata Kosmos.
Namun, saat pemicu ditekan, alat tersebut justru mengeluarkan asap sebelum akhirnya meledak secara tiba-tiba disertai suara keras yang mengejutkan seluruh siswa di lokasi.
Baca Juga:
Gubernur Riau Tinjau Jalan Rusak Minas Perawang, Soroti Kendaraan ODOL dan Pelat Luar Daerah
Ledakan tersebut menyebabkan pecahan material berhamburan ke berbagai arah dan mengenai sejumlah bagian di sekitar lokasi kejadian.
“Pecahan senapan rakitan berhamburan mengenai aula sekolah, dinding kelas dan juga kepala korban sehingga korban mengalami luka di bagian wajah akibat terkena pecahan senapan tersebut,” ujarnya.
Situasi di sekolah pun langsung berubah mencekam setelah insiden tersebut, dan korban segera dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Baca Juga:
Pemkab Siak Tetapkan Status Siaga Darurat Karhutla Mulai 16 hingga 30 April 2025
Korban sempat dilarikan ke RSUD Siak, namun setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis, nyawanya tidak dapat diselamatkan akibat luka serius yang diderita.
Setelah menerima laporan, tim Satreskrim Polres Siak langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.
“Kami sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), dan benda yang diamankan akan dikirim ke laboratorium forensik (Labfor),” kata Kosmos, Kamis (9/4/2026).