Polisi menyatakan belum dapat memastikan secara pasti penyebab ledakan karena masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terhadap barang bukti.
Sejumlah komponen dari alat rakitan tersebut telah diamankan untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.
Baca Juga:
Gubernur Riau Tinjau Jalan Rusak Minas Perawang, Soroti Kendaraan ODOL dan Pelat Luar Daerah
Berdasarkan temuan awal, alat yang dibuat korban terdiri dari bagian plastik, potongan besi, serta bubuk hitam yang hingga kini belum diketahui jenisnya.
Diduga, bubuk hitam tersebut menjadi salah satu faktor pemicu terjadinya ledakan, namun hal ini masih memerlukan pembuktian ilmiah.
“Kita kirim ke Labfor Polda Riau untuk memastikannya, kita minta tidak ada spekulasi informasi yang tidak benar atas kejadian ini,” ujarnya.
Baca Juga:
Pemkab Siak Tetapkan Status Siaga Darurat Karhutla Mulai 16 hingga 30 April 2025
Pihak kepolisian juga tengah mendalami kemungkinan adanya unsur kelalaian dalam peristiwa tersebut, termasuk dari sisi pengawasan dan prosedur keamanan selama kegiatan praktik berlangsung.
Proses penyelidikan masih terus berjalan dengan memeriksa sejumlah saksi serta menganalisis barang bukti yang telah diamankan.
Di akhir keterangannya, pihak kepolisian turut menyampaikan duka cita atas kejadian yang menimpa korban.