WahanaNews.co | Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria alias Ariza, merespon protes warga Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat, yang menolak perubahan nama jalan di tempat tinggalnya.
Warga setempat mengaku tak diberi sosialisasi tentang perubahan nama jalan.
Baca Juga:
Serius Atasi Banjir DKI, Rano Karno Kerahkan 1000 Personel Untuk Keruk 13 Aliran Sungai
Semula, nama jalan di daerah itu adalah Jalan Tanah Tinggi I Gang 5, yang kemudian diubah menjadi Jalan A Hamid Arief.
Riza mengatakan, pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menampung semua aspirasi dari masyarakat Jakarta.
"Pertimbangan terkait komplain masyarakat, kami memahami mengerti dan kami memberi perhatian ya," kata Riza, dalam keterangannya di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (1/6/2022).
Baca Juga:
Banjir Setinggi 120 Cm Rendam Pondok Karya (Jaksel)
Riza melanjutkan, pergantian nama jalan tersebut dengan memakai nama-nama tokoh masyarakat Betawi sebagai upaya penghargaan dan penghormatan.
"Prinsipnya mengenai nama jalan dengan tokoh-tokoh Betawi dan yang lain itu dimaksudkan baik, ya. Untuk memberikan penghargaan dan penghormatan serta mudah-mudahan juga menjadi teladan bagi kita semua," tutur Riza.
Riza juga mengatakan bahwa untuk pergantian nama jalan tersebut sudah melalui proses yang panjang.