“Ukuran besar sebuah bangsa bukan hanya dilihat dari kekuatan industrinya, tetapi juga dari keberpihakannya terhadap hak-hak masyarakat sebagai konsumen. Karena itu ALPERKLINAS berupaya terus hadir menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengedukasi, mengadvokasi, dan memperjuangkan kepentingan konsumen secara konstruktif,” katanya.
Tohom juga menilai sinergi antara pemerintah dan LPKSM harus terus diperkuat agar tercipta budaya perlindungan konsumen yang modern, transparan, dan berorientasi pada kepastian hukum.
Baca Juga:
Sudah Ditahan KPK, Ajudan Bupati Tulungagung Ternyata Masih Terima Gaji ASN
Ia optimis Indonesia mampu menjadi negara dengan sistem perlindungan konsumen yang semakin maju apabila seluruh pemangku kepentingan bergerak bersama secara konsisten.
“Ke depan, perlindungan konsumen tidak boleh lagi dipandang sebagai isu pinggiran. Ini adalah bagian dari pembangunan nasional, bagian dari penguatan daya saing bangsa, sekaligus instrumen menciptakan kepercayaan publik terhadap layanan dan dunia usaha,” tuturnya.
Dalam lampiran surat tersebut, ALPERKLINAS tercatat bersama sejumlah LPKSM lain yang menerima apresiasi atas pelaporan kegiatan tahun 2025.
Baca Juga:
Grace Natalie Tersandung Kasus Video JK, PSI Ogah Beri Bantuan Hukum
[Redaktur: Sobar Bahtiar]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.