“Ukuran besar sebuah bangsa bukan hanya dilihat dari kekuatan industrinya, tetapi juga dari keberpihakannya terhadap hak-hak masyarakat sebagai konsumen. Karena itu ALPERKLINAS berupaya terus hadir menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengedukasi, mengadvokasi, dan memperjuangkan kepentingan konsumen secara konstruktif,” katanya.
Tohom juga menilai sinergi antara pemerintah dan LPKSM harus terus diperkuat agar tercipta budaya perlindungan konsumen yang modern, transparan, dan berorientasi pada kepastian hukum.
Baca Juga:
Kesepakatan Damai Berantakan, Iran Tutup Selat Hormuz Usai Israel Gempur Lebanon
Ia optimis Indonesia mampu menjadi negara dengan sistem perlindungan konsumen yang semakin maju apabila seluruh pemangku kepentingan bergerak bersama secara konsisten.
“Ke depan, perlindungan konsumen tidak boleh lagi dipandang sebagai isu pinggiran. Ini adalah bagian dari pembangunan nasional, bagian dari penguatan daya saing bangsa, sekaligus instrumen menciptakan kepercayaan publik terhadap layanan dan dunia usaha,” tuturnya.
Dalam lampiran surat tersebut, ALPERKLINAS tercatat bersama sejumlah LPKSM lain yang menerima apresiasi atas pelaporan kegiatan tahun 2025.
Baca Juga:
Aset Tembus Rp189 Triliun, Hutama Karya Bertahan 3 Tahun di Fortune Southeast Asia 500
[Redaktur: Sobar Bahtiar]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.