Ia menekankan bahwa bank swasta juga perlu turut berkontribusi dalam penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) guna mendukung program tersebut.
Erick menegaskan bahwa program ini membutuhkan pendanaan besar agar dapat direalisasikan. Oleh karena itu, pemerintah berharap adanya kolaborasi antara bank Himbara dan perbankan swasta.
Baca Juga:
ESDM Pacu Penyelesaian PLTA Batang Toru, Pembangkit 510 MW Diproyeksikan Hasilkan 2.124 GWh per Tahun
"Karena ini program besar, 3 juta rumah, kita juga mengharapkan peran aktif dari bank-bank swasta dalam mendukung inisiatif pemerintah ini," ujarnya dalam konferensi pers di Bank Indonesia, Selasa (11/2/2025) malam.
Menurut Erick, bank-bank Himbara membutuhkan dukungan finansial yang kuat untuk merealisasikan program tersebut.
Terlebih, kebutuhan perumahan di Indonesia masih tinggi, dengan angka backlog yang mencapai 9,9 juta unit.
Baca Juga:
Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru pada 2027, Cek Lokasi Lengkapnya
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.