Ia menekankan bahwa bank swasta juga perlu turut berkontribusi dalam penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) guna mendukung program tersebut.
Erick menegaskan bahwa program ini membutuhkan pendanaan besar agar dapat direalisasikan. Oleh karena itu, pemerintah berharap adanya kolaborasi antara bank Himbara dan perbankan swasta.
Baca Juga:
Kejagung Bongkar Bukti Baru dari Penggeledahan Depo Minyak dan Rumah Riza Chalid
"Karena ini program besar, 3 juta rumah, kita juga mengharapkan peran aktif dari bank-bank swasta dalam mendukung inisiatif pemerintah ini," ujarnya dalam konferensi pers di Bank Indonesia, Selasa (11/2/2025) malam.
Menurut Erick, bank-bank Himbara membutuhkan dukungan finansial yang kuat untuk merealisasikan program tersebut.
Terlebih, kebutuhan perumahan di Indonesia masih tinggi, dengan angka backlog yang mencapai 9,9 juta unit.
Baca Juga:
Kabar Baik, DJP Bebaskan Sanksi Keterlambatan Pajak Terkait Coretax
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.