“Secara tegangan tinggi sudah terhubung, tetapi jaringan rendah masih ada yang belum bisa dimasuki karena akses dan infrastruktur. Atas arahan Bapak Presiden, kami bersama PLN mengoptimalkan kekuatan negara dengan menyalurkan 1.000 unit genset sebagai solusi sementara bagi masyarakat,” ujar Bahlil saat pelepasan bantuan 1.000 genset di Jakarta, Sabtu (27/12/2025) lalu.
Ia menambahkan, pendistribusian genset difokuskan ke daerah yang terdampak paling parah, seperti Kabupaten Aceh Tamiang, Bener Meriah, Aceh Utara, Aceh Tengah, Gayo Lues, serta sejumlah wilayah lainnya di Aceh.
Baca Juga:
Konsumsi Listrik SPKLU Melonjak Tajam Selama Siaga Nataru 2025/2026
Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo menegaskan bahwa pemulihan jaringan listrik di wilayah terdampak bencana terus dipercepat, meskipun dihadapkan pada medan berat dan keterbatasan akses.
“Pemulihan infrastruktur kelistrikan di wilayah terdampak bencana menjadi prioritas utama PLN. Sejak awal kami bergerak bersama pemerintah daerah, TNI, dan Polri untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses listrik, baik melalui pemulihan jaringan maupun penyediaan sumber listrik sementara. Kami berkomitmen menghadirkan kembali layanan listrik secara bertahap dengan mengedepankan keselamatan dan keandalan, agar masyarakat dapat segera beraktivitas secara normal,” ujar Darmawan.
Hal senada disampaikan Direktur Distribusi PLN, Arsyadany Ghana Akmalaputri, yang turun langsung mengawal pendistribusian genset ke wilayah terdampak.
Baca Juga:
Awal 2026, PLN Hadirkan Promo Tambah Daya Diskon 50 Persen Lewat PLN Mobile
Ia menegaskan bahwa PLN terus mengerahkan personel dan berkoordinasi lintas sektor demi mempercepat pemulihan jaringan distribusi.
“Di tengah keterbatasan akses dan tantangan geografis, listrik menjadi denyut kehidupan yang harus tetap hadir bagi masyarakat. Bantuan genset dari Kementerian ESDM hadir sebagai jembatan sementara agar aktivitas warga, ibadah, layanan sosial, hingga komunikasi tetap berjalan. Sementara tim PLN terus bekerja di lapangan, berkoordinasi lintas sektor, dan memastikan setiap upaya pemulihan dilakukan secara bertahap hingga sistem kelistrikan benar-benar pulih dan kembali andal,” ujar Arsyadany.
Di tengah kondisi darurat dan tantangan geografis yang dihadapi, sinergi antara Kementerian ESDM, PLN, pemerintah daerah, serta berbagai pihak menjadi kunci pemulihan.