Hingga kini, beberapa desa masih berada dalam kondisi terisolasi dan menunggu pemulihan jaringan secara permanen.
Menyikapi kondisi tersebut, Kementerian ESDM menyalurkan bantuan sebanyak 1.000 unit genset sebagai solusi sementara agar masyarakat tetap memperoleh listrik untuk kebutuhan dasar.
Baca Juga:
Konsumsi Listrik SPKLU Melonjak Tajam Selama Siaga Nataru 2025/2026
Di Desa Pante Peusangan, kehadiran genset disambut haru oleh warga. Nirwa, salah seorang warga setempat, tak mampu menahan tangis saat bantuan tersebut tiba dan siap digunakan untuk menerangi desanya.
Baginya, listrik bukan hanya soal penerangan, tetapi juga penunjang kehidupan sehari-hari di tengah situasi darurat.
“Alhamdulillah. Kami senang sekali. Terima kasih kepada Bapak Menteri ESDM dan PLN. Kami sangat senang menerima bantuan (genset) ini,” tuturnya dengan suara bergetar.
Baca Juga:
Awal 2026, PLN Hadirkan Promo Tambah Daya Diskon 50 Persen Lewat PLN Mobile
Rasa syukur juga disampaikan Pengurus Musala Dusun Tanoh Rata, Desa Pante Peusangan, Muhammad Lidan.
Ia mengungkapkan bahwa sebelum adanya genset, aktivitas ibadah warga pada malam hari sangat terbatas akibat minimnya penerangan.
Pengurus Musala Dusun Tanoh Rata, Desa Pante Peusangan, Kabupaten Bireuen, Muhammad Lidan menyalakan lampu musala setelah mendapatkan aliran listrik dari genset bantuan Kementerian ESDM.