WahanaNews.co | Minyak goreng kemasan di minimarket Alfamart di kawasan Palmerah, Jakarta Barat, diburu warga sejak pertengahan pekan ini.
"Minyak goreng sudah habis sejak dua hari kemarin pas muncul pengumuman pemerintah itu," kata Dodi (23), salah satu karyawan Alfamart di dekat Pasar Palmerah, Jumat (21/1/2022).
Baca Juga:
Skandal Minyakita di Depok: Takaran Palsu dan Tak Pekerjakan Warga Lokal
"Itu benar-benar pas dikeluarkan, langsung habis. Jadi sempat terjadi antrean," lanjut dia.
Dodi mengatakan, minyak goreng kemasan satu liter seharga Rp 14.000 dan kemasan dua liter Rp 28.000 tersebut sudah habis diburu warga hingga sebelum siang hari.
"Dari pagi sampai siang, bisa habis 12 dus. Lalu siang diisi lagi stoknya," lanjut Dodi.
Baca Juga:
Sidak di Solo, Menteri Amran Temukan MinyaKita ‘Disunat’ Lagi
Hal serupa juga terjadi di Alfamart di dekat Polsek Palmerah. Karyawan Alfamart, Rizky (20) mengatakan, 10 dus stok minyak goreng kemasan sudah habis pada siang hari.
"10 dus minyak goreng itu habis dalam satu shift, hingga siang saja dari pagi," kata dia.
Rizky mengatakan, setiap pelanggan hanya diperbolehkan membeli maksimal dua liter minyak goreng.
"Ada yang mengakali, satu keluarga pada datang. Jadi satu-satu dapat minyak murah. Jadi orang bisa belinya langsung banyak," kata dia.
Ia menduga, warga memburu minyak goreng lantaran salah mengira, bahwa harga per liter tersebut merupakan harga promosi.
"Padahal sebenarnya, harganya memang diturunin dari pemerintah. Jadi pas dikeluarkan (harga tersebut), orang-orang datang langsung memburunya," sebut Rizky. [rin]