Keikutsertaan dalam ajang tersebut membuka peluang kerja sama dengan sejumlah calon pembeli dari luar negeri.
"Kami mengikuti TEI 2025 dan mendapatkan networking dari Australia serta berkenalan dengan calon mitra dari Dubai. Yang terbaru, kami berhasil mengekspor produk ke Australia," kata Toni.
Baca Juga:
Apel Pemberangkatan Satgas Karhutla Jambi, Plh Dansatgas Tekankan Pencegahan dan Respons Cepat
Selain Australia, produk Argotelo kini juga telah menjangkau pasar Singapura, Korea Selatan, dan Hong Kong. Meski demikian, Toni mengaku masih ingin memperluas pasar ekspor dengan mengikuti lebih banyak pameran dagang internasional.
"Kami berharap bisa kembali mengikuti pameran seperti TEI dan mendapatkan kesempatan bertemu langsung dengan buyer dari berbagai negara agar produk olahan singkong Indonesia semakin dikenal di pasar global," ujarnya.
Perjalanan Argotelo menjadi contoh bagaimana inovasi, transformasi digital, serta pemberdayaan masyarakat mampu mengangkat potensi lokal menjadi produk yang tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga memberikan manfaat bagi banyak orang.
Baca Juga:
Dinas PM-PTSP Fakfak Jemput Bola Terbitkan 130 NIB di Pasar Thumburuni, Dorong Pertumbuhan UMKM
Dari lereng pegunungan Salatiga, olahan singkong kini membuktikan bahwa produk berbasis kearifan lokal memiliki peluang untuk bersaing di pasar dunia.
[Redaktur: Jupriadi]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.