WahanaNews.co | Direktur Utama PT Pertamina, Nicke Widyawati mengungkapkan warga tak perlu mengantre di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) untuk mendapatkan solar subsidi.
Sebab, pihaknya menjamin ketersediaan suplai sesuai kondisi terkini (real time).
Baca Juga:
Pemerintah Pastikan Pasokan BBM, LPG hingga Listrik Aman dan Lancar Selama Idulfitri 2025
"Tidak perlu khawatir, tidak perlu lihat orang antre lalu ikut-ikutan antre, karena masih ada (minyak)," kata Nicke yang diwawancarai setelah memantau penjualan BBM di SPBU Simpang Bandara SMB II Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (3/4).
Masyarakat diharapkan tak perlu panik karena Pertamina sudah mendapatkan jaminan dari pemerintah untuk tetap mengawal ketersediaan BBM di masyarakat, baik untuk kelompok subsidi maupun non subsidi.
Jaminan ini diberikan agar harga-harga kebutuhan pokok masyarakat tidak mengalami kenaikan mengingat minyak solar subsidi diperuntukkan bagi kendaraan umum dan kendaraan pengangkut barang-barang logistik.
Baca Juga:
Desa Sidorekso Kudus Percontohan Pengolahan Sampah Plastik Jadi BBM
Oleh karena itu, sejak awal Pertamina menyediakan suplai BBM itu merujuk pada permintaan masyarakat (base on demand). Bahkan di beberapa daerah, Pertamina sampai menambah pasokan hingga 75 persen dari biasanya.
Dirut Pertamina Pastikan Stok BBM dan Elpiji Aman Selama Ramadan 2022
"Dan ini yang kami lakukan (tambah pasokan)," kata dia.
Baginya, situasi panic buying (membeli karena panik) justru akan berbuah malapetaka. Adanya ketakutan bahwa BBM akan habis akan membuat terjadinya rush sehingga antrean di SPBU menjadi tak terelakkan lagi. Jika sudah begitu, maka semua sektor akan terganggu.