Dengan sinergi yang tepat, utilisasi aset dan armada dapat dioptimalkan sehingga menciptakan efisiensi lintas sektor.
Tohom yang juga Ketua Umum Aglomerasi Watch ini menambahkan bahwa langkah ini harus diikuti dengan integrasi sistem digital dan standardisasi layanan agar tidak hanya berhenti pada penggabungan struktural.
Baca Juga:
Wanti-Wanti Soal Penyusunan APBN 2027, Puan Soroti Efek Dolar Rp17.500
“Aglomerasi logistik tidak cukup hanya dengan menyatukan perusahaan, tetapi harus diiringi dengan sistem yang saling terhubung dan standar layanan yang konsisten agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh pelaku usaha dan masyarakat luas,” ujarnya.
Ia juga berpandangan bahwa keberhasilan holding logistik ini akan menjadi fondasi penting dalam mempercepat pembangunan kawasan industri, pelabuhan, serta konektivitas antar wilayah.
Dengan sistem distribusi yang efisien, Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi pusat logistik regional di kawasan Asia Tenggara.
Baca Juga:
Pemkab Tapteng Bantah Timbun Bantuan, Basyri: Disiapkan untuk Penghuni Huntara dan Huntap
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.