Untuk Site CGK4 di Jatiluhur, penyaluran daya akan dilakukan secara bertahap melalui tiga fase pengembangan.
Pada Tahap I, kapasitas yang disalurkan mencapai 2 x 150 MVA. Selanjutnya meningkat menjadi 2 x 265 MVA pada Tahap II, hingga mencapai kapasitas akhir sebesar 2 x 380 MVA pada Tahap III.
Baca Juga:
Pemulihan Kelistrikan Sumatra Rampung, PLN Normalkan 176 Gardu Induk
Sebagai bagian dari upaya menjaga keandalan pasokan listrik, PLN juga tengah membangun Gardu Induk (GI) 150 kilovolt (kV) Jatiluhur Baru yang akan menjadi sumber utama pasokan listrik bagi kawasan pusat data BDx di wilayah tersebut.
Ilustrasi PLN sedang melakukan koordinasi pengamanan jaringan listrik di data center BDx CGK4 di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.
“PLN juga telah menyiapkan dua line bay khusus pada Gardu Induk tersebut untuk melayani kebutuhan kelistrikan Site CGK4 secara optimal,” tambah Adi.
Baca Juga:
PLN Pulihkan Sistem Kelistrikan Sumatra, Lebih dari 8,3 Juta Pelanggan Kembali Nikmati Listrik
Lebih lanjut, Adi menjelaskan bahwa kerja sama antara PLN dan BDx Indonesia tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan energi semata, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat daya saing Indonesia dalam menarik investasi sektor teknologi tinggi.
Kehadiran pusat data berskala besar diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi digital, menciptakan lapangan kerja baru, serta meningkatkan posisi Indonesia sebagai salah satu hub digital di kawasan Asia Tenggara.
Selain mendukung Site CGK4 di Jatiluhur, PLN juga dipercaya untuk mengamankan pasokan listrik bagi fasilitas strategis BDx Indonesia lainnya, yaitu Site CGK3A di Cilandak, Jakarta Selatan, dan Site CGK5 yang berlokasi di kawasan industri Suryacipta, Jawa Barat.