WAHANANEWS.CO, Jakarta - Listrik kini menjadi salah satu kebutuhan dasar yang berperan penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Tidak hanya berfungsi sebagai sumber penerangan, kehadiran listrik juga membuka peluang usaha, mendukung proses pendidikan, mempercepat transformasi ekonomi, serta meningkatkan produktivitas masyarakat di berbagai sektor.
Baca Juga:
PLN Buka Pendaftaran Electric Run 2026, Ajak Masyarakat Berlari Demi Masa Depan Energi Bersih
Untuk itu, PT PLN (Persero) terus berupaya memperluas akses kelistrikan hingga menjangkau wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) di seluruh Indonesia.
Upaya pemerataan akses energi tersebut membuahkan hasil positif sepanjang tahun 2025.
PLN mencatat penambahan sebanyak 3,3 juta pelanggan baru, sehingga total pelanggan yang terlayani mencapai 96,2 juta pelanggan.
Baca Juga:
PLN Electric Run 2026 Siap Digelar, Targetkan 8.000 Pelari untuk Kampanye Transisi Energi
Pertumbuhan ini berasal dari penyambungan listrik reguler maupun berbagai program strategis yang bertujuan meningkatkan rasio elektrifikasi nasional.
Sejumlah program yang berkontribusi terhadap pertumbuhan pelanggan tersebut antara lain Program Listrik Desa (Lisdes), program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) yang dijalankan bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), serta program Light Up The Dream (LUTD) yang didanai melalui donasi sukarela pegawai PLN untuk membantu masyarakat kurang mampu mendapatkan sambungan listrik secara gratis.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyampaikan bahwa keberhasilan perluasan akses listrik tersebut tidak terlepas dari dukungan pemerintah, khususnya Kementerian ESDM, yang terus mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur energi nasional.