WahanaNews.co | Dengan memanfaatkan luas lahan yang terbatas di kawasan Agro Eduksi Wisata Ragunan Jakarta Selatan, kelompok tani ini berhasil membuat sayuran bisa panen satu hingga dua kali dalam satu bulan.
Para petani ini menggunakan fasilitas kontainer 20 kaki (feet) sumbangan program PLN peduli dari PLN UID Jakarta Raya untuk mengembangkan budi daya sayuran pakcoi dan sawi.
Baca Juga:
Mentan Sebut Konflik Global Jadi Berkah, Petani Indonesia “Pesta”
Tak hanya itu, stroberi pun dapat ditanam dengan memanfaatkan spektrum sinar lampu sebagai pengganti matahari.
Dengan cara ini, tanaman dipaksa untuk berfotosintesis setiap hari yang membuat panen bisa lebih singkat karena umumnya untuk sayuran seperti pakcoi baru bisa panen 40 hingga 50 hari.
Menurut Ketua Kelompok Tani Rumpaka Jakarta Selatan Jaya Zakaria ,banyak keuntungan dengan bertani di dalam kontainer.
Baca Juga:
Penunjukan Herwinsyah sebagai Plt Kepala Distanbunkan Kota Subulussalam Dinilai Tepat
Pertama dengan memanfaatkan pendingin ruangan, tanaman bisa dikembangkan sesuai dengan habitat aslinya.
“Dengan budi daya di dalam kontainer membuat tanaman bebas dari kemungkinan terkena hama dan penyakit, serta yang lebih penting tidak lagi bergantung kepada cuaca,” ujarnya, belum lama ini.
Mungkin yang masih diperhitungkan tanaman yang dikembangkan di dalam kontainer sepenuhnya bergantung kepada aliran listrik sehingga harus dipastikan listriknya selalu stabil.