WAHANANEWS.CO, Jakarta - PT Pertamina Patra Niaga memastikan bahwa stok bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite dalam kondisi aman dan tersedia bagi masyarakat. Hal tersebut seiring dengan kenaikan harga BBM non subsidi Pertamax Series beberapa hari lalu.
Pertamina menerangkan penyaluran di seluruh jaringan SPBU tetap berjalan normal sesuai penugasan pemerintah, didukung oleh sistem logistik serta infrastruktur yang terintegrasi di seluruh wilayah Indonesia.
Baca Juga:
Pertamina Tahan Harga Pertamax Tidak Naik Sejak 1 April
Sekretaris Perusahaan Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun menyatakan bahwa pihaknya terus mengoptimalkan pengelolaan rantai pasok melalui terminal BBM, armada distribusi, hingga sistem pemantauan. Langkah tersebut diambil untuk menjamin kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi secara berkelanjutan.
"Selain memastikan stok Pertalite dalam kondisi tersedia dan distribusi ke seluruh SPBU berjalan normal. Pertamina Patra Niaga juga terus melakukan pemantauan secara real-time terhadap kondisi stok dan penyaluran BBM di seluruh wilayah agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik," ujar Roberth, dikutip Senin (15/6/2026).
Roberth menjelaskan dengan dukungan jaringan infrastruktur energi yang tersebar dari Sabang hingga Merauke, Pertamina dapat menjaga keandalan pasokan dan melakukan respons cepat apabila diperlukan penambahan pasokan di wilayah tertentu.
Baca Juga:
Erick Thohir Ingin Penyesuaian Harga Pertamax Diumumkan Setiap Pekan
"Kami terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan khususnya dengan jaringan unit operasi kami di 8 Cabang Kantor Wilayah (Regional 1-8) dalam rangka melakukan langkah-langkah antisipatif untuk memastikan layanan energi kepada masyarakat tetap berjalan optimal. Jika terdapat peningkatan kebutuhan di suatu wilayah, kami telah menyiapkan skema penguatan distribusi agar pasokan tetap terjaga," lanjutnya.
Selain memastikan ketersediaan stok, Pertamina Patra Niaga juga menjalankan penyaluran BBM subsidi sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang ditetapkan pemerintah.
"Kami mengimbau masyarakat untuk Bijak menggunakan Energi dengan membeli BBM sesuai kebutuhan dan sesuai dengan peruntukannya serta sesuai dengan jenis kendaraan yang digunakan. Pertamina Patra Niaga akan terus menjalankan tugas penyaluran energi dengan optimal serta memastikan ketersediaan Pertalite bagi masyarakat tetap terjaga," tutup Roberth.
Berikut daftar harga BBM di SPBU Pertamina, berlaku mulai 10 Juni 2026:
Solar Subsidi Rp 6.800 per liter, tetap.
Pertalite Rp 10.000 per liter, tetap.
Pertamax (RON 92) Rp 16.250 per liter, naik dari sebelumnya Rp 12.300 per liter.
Pertamax Green 95 Rp 17.000 per liter, naik dari sebelumnya Rp 12.900 per liter.
Pertamax Turbo Rp 20.750 per liter, tetap.
Dexlite Rp 23.000 per liter, tetap.
Pertamina DEX Rp 24.800 liter, tetap.
[Redaktur: Alpredo Gultom]